catatan musim

aku tak ingin menganggapnya sebagai cerita paling sia – sia. Image

Anggap saja ini adalah lembar penutup catatan senja. 

Berpita manis seperti boneka berdasi yang terlukis dicangkir teh kita.

mungkin kau hanya bunga trembesi yang datang dari masa perbungaan raya.

menyinggahi penghujanku yang menderas memenuhi janji kemaraunya.

kau hanya setitik diantara ribuan tetes .

seserpih diantara hamparan es .

sepucuk yang baru bersemi menemani embun dini tadi. sedangkan aku.

terus menjadi musim yang berlari disayap waktu, menerka isi hatimu,

menantinya terbuka untukku.

musim akan tetap bergulir dan aku terus menunggumu hadir

meskipun harus menjemput kebelahan bumi yang lain.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s