Review – BUMI (Tere Liye)

Image

Books “BUMI”
Judul Asli : BUMI
[ book 1 of BUMI Series ]
Tere Liye
Copyright © 2014  by Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Desain Sampul : eMTe
Cetakan I : Januari 2014 ; 440 hlm ; ISBN 978-602-03-0112-9

Rate : 4 of 5

~ Sinopsis ~
Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-giri disekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.
Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan.
Namaku, Raib. Dan aku bisa menghilang.
* * *
 Lounching fixed di akhir Januari tepatnya tanggal 27. Isu terbit pertama tanggal 16 Januari dan diundur. Buku yang saya rekomendasikan untuk kalian yang selalu percaya jika dunia selain kehidupan bumi itu ada. saya rekomendasikan untuk kalian yang selalu berimajinasi seperti difilm Avatar dan sejenisnya.
Pertama kali saya mendengar kalau penulis satu ini mau lounching buku “lagi”, langsung tanpa menunggu nanti dan nanti, “BUMI” langsung saya list di buku yang “harus” saya beli ditahun 2014 ini, (lihat post saya sebelumnya mengenai list buku yang akan saya beli ditahun 2014) dan akhirnya buku itu sudah saya beli tanggal 08 Februari 2014, lebih tepatnya saya nitip teman.
Cerita di novel ini penuh imajinasi masa depan, dunia penuh kemudahan. bayangkan!! mana ada transportasi yang menggunakan system berpindah seperti pintu kemana sajanya doraemon atau mesin waktunya doraemon yang sering dipakai Nobita itu.
cerita tentang seorang anak bernama “RAIB” yang bisa menghilang sejak umur dua tahun hanya dengan memasangkan jemarinya didepan muka. seperti seorang yang sedang jaga dipermainan petak umpet. dan dalam sekejab Raib tidak kelihatan.
cerita berawal dari kejadian robohnya tiang listrik yang akan menimpa, Raib dan temannya yang kemudian dengan kekuatannya atau mungkin bisa dikatakan dengan kekuatan yang tidak disadarinya itu, Raib menghilangkan tiang listrik tersebut. suara ledakan sebelumnya mengancam kedatangan para guru dan penduduk sekitar dan itu artinya keberadaan kekuatan Raib akan dipertanyakan perihal hilangnya Tiang listrik tersebut.
Dipaksa oleh salah satu temannya, akirnya Raib menuruti untuk menghindar disebuah aula olahraga sekolah.
Didalam aula tersebut semuanya berawal, hingga mengantarkan tiga sahabat ini kesebuah dunia penuh dengan kemudahan tersebut. Klan Bulan.. and chekidot.. silahkan beli bukunya, atau yang kenal sama saya bisa meminjamnya ke saya.. ^_^
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s