Review – The Library

852Film Thailand yang berdurasi hanya 30 menit ini mampu membangunkan otakku untuk berfikir kembali tentang cinta. tentang sebuah pengharapan tanpa akhir, tentang sebuah memori, tentang sebuah pengejaran. Short movie ini bercerita tentang seorang penjaga perpustakaan bernama Aane yang mencintai salah seorang peminjam buku bernama Jim. Ann hanya berani menatap dan memperhatikan Jim setiap kali Jim berkesempatan datang keperpustakaan tersebut. Ann mencintai Jim semenjak perjumpaan pertama mereka tapi seperti kebayakan cerita klise, Ann hanya bisa mengagumi tanpa bisa mengatakannya sama halnya dengan Jim.

mereka memiliki perasaan yang sam, tetapi tidak satupun yang berani mengungkapkan. Jim hanya bisa menuliskan perasaannya pada memo kecil yang ditinggalkan dibuku yang dipinjamnya, berharap jika Ann menemukannya dan membacanya tapi pada kenyataannya Ann tidak menemukan memo tersebut dan mencoba berfikir realistis jika sebenarnya Jim tidak memiliki perasaan yang sama dengan dirinya. sampai akhirnya Jim memiliki cinta dan menikah dan akhirnya meninggal. baru rahasia itu terungkap.

untuk kalian yang memiliki cinta, perjuangkan cinta itu jika cinta itu patut diperjuangkan. karena kita tidak tahu takdir yang bagaimana yang menghampiri kita. tapi apapun yang terjadi dikemudian hari adalah hasil dari apa yang kita lakukan hari ini.

tapi percayalah jika Tuhan itu maha sutradara

Review – Exodus : Gods and Kings

Exodus2014PosterGenre                           : Drama, Petualangan
Tanggal Rilis Perdana : 12 Desember 2014
MPAA Rating                : Bimbingan Ortu
Studio                           : 20th Century Fox

CAST & CREW

Sutradara : Ridley Scott
Produser : Peter Chernin, Ridley Scott
Penulis Naskah : Steve Zaillian, Adam Cooper, Bill Collage

Cast :

Film ini akan menceritakan kembali kisah seorang Musa. Bermula ketika dia hampir terbunuh pada saat bayi dan diadopsi oleh keluarga kerajaan Mesir. Pada awalnya, Musa dan Firaun bersahabat baik hingga dewasa. Musa yang merasa setelah 400 tahun masa perbudakan semakin memburuk dan terpikir untuk menghentikan hal tersebut. Sayangnya Firaun menolak dan mengakibatkan mereka yang dulunya berteman menjadi berseberangan. Akhirnya Musa memimpin 400 ribu budak dalam perjalanan monumental untuk melarikan diri dari Mesir. Meski begitu, Firaun yang kejam tak merelakan kebebasan para budaknya. Dengan segera Firaun mengerahkan pasukan untuk melawan Musa. Dalam perang itu lautan dipenuhi darah dan mayat, sekaligus terjadi berbagai bencana alam. Namun Musa yakin dengan perjuangannya karena mendapat dukungan dari Tuhan. (http://www.wowkeren.com/film/exodus_gods_and_kings/#sthash.w42HmnHH.dpuf)

kemarin, tepatnya tadi malam (Desember 23, 2014) saya dan teman – teman kampus saya memutuskan nonton film ini. film ini adalah film yang kembali mengingatkan saya tentang cerita nabi – nabi yang pernah diceritakan oleh guru agama saya waktu masih kecil. meskipun film ini terinspirasi dari Alkitab tapi 80% hampir benar – benar dibuat sesuai versi cerita yang sebenarnya. meskipun ada beberapa bagian yang di skip tapi overall semuanya oke, kecuali bagian endingnya, saya kurang suka, karena dicerita ini Ramses tidak mati tenggelam dilaut merah yang seharusnya kan tenggelam bersama pasukannya. oh ya satu lagi, bukannya Nabi Musa menyelamatkan kaumnya itu dengan membelah laut merah menggunakan tongkat kan ya? tapi difilm ini yha kali Nabi musanya hanya melempar pedangnya?? apa saya salah ingat??

untuk kalian yang ingin kembali mengingat kisah nabi kita dan memperkuat iman kita atas agama yang telah kita anut, tidak ada salahnya luangkan waktu sejenak untuk menonton film ini.

enjoy your day ya pals..